Polindes Loleo Terbengkalai, DPMD Halsel Dorong Prioritas Perbaikan di APBDes 2026
Obi Selatan, Jojagapost.com— Kondisi Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan, menjadi sorotan serius setelah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Halmahera Selatan, M. Zaki Abd. Wahab, melakukan kunjungan lapangan pada 26 April lalu. Dalam peninjauan tersebut, ia mendapati fasilitas kesehatan dasar itu berada dalam keadaan rusak dan jauh dari kata layak.
Bangunan Polindes terlihat tidak terurus, dengan kerusakan pada bagian atap dan plafon, serta minimnya fasilitas pendukung seperti jaringan listrik dan ketersediaan air bersih. Kondisi ini dinilai sangat mengkhawatirkan mengingat peran strategis Polindes sebagai layanan kesehatan terdepan di tingkat desa, khususnya bagi ibu dan anak.
Menanggapi temuan itu, Zaki menegaskan bahwa pembiaran terhadap fasilitas kesehatan dasar tidak dapat ditoleransi. Ia pun secara langsung meminta Pemerintah Desa Loleo untuk segera mengambil langkah konkret melalui penganggaran dalam APBDes Tahun 2026.
Sebagai bentuk tindak lanjut, DPMD mengarahkan agar dana sebesar Rp35 juta dialokasikan khusus untuk rehabilitasi Polindes. Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi layanan kesehatan desa agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik semata, tetapi juga harus menyentuh sektor pelayanan dasar. Perhatian terhadap fasilitas kesehatan dinilai sebagai indikator penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat desa. (Red)