Labuha, Jojagapost.com — Menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) Persekutuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Kabupaten Halmahera Selatan yang di jadwalkan 7 November 2026, pasangan bakal calon pimpinan DPC PIKI Halsel, Brayen Lajame dan Rinaldo Dogowini, menyatakan optimisme tinggi. Pasangan berakronim Brayen-Naldo ini mengklaim telah mengantongi dukungan resmi dari 119 pemegang hak suara.
Dukungan tersebut dihimpun dari kalangan cendekiawan Kristen yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Bacan, Bacan Selatan, Bacan Timur Tengah, dan Bacan Timur Selatan.
Juru Bicara Paslon Brayen-Naldo, Alfon Steko, S.IP, menegaskan bahwa klaim dukungan mayoritas ini disampaikan bukan untuk mendahului mekanisme organisasi.
“Kami sangat menghormati mekanisme organisasi yang berlaku. Namun, melihat basis dukungan 119 peserta terverifikasi yang telah kami kantongi, kami optimistis pasangan Brayen dan Naldo mendapat amanah untuk menakhodai DPC PIKI Halmahera Selatan,” ujar Alfon, Rabu (4/11/2026).
Pencalonan pada Konfercab PIKI Halmahera Selatan menggunakan sistem paket Ketua dan Sekretaris sesuai dengan arahan DPD PIKI Maluku Utara.
Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PIKI, peserta pemilik hak suara wajib memenuhi kualifikasi akademik minimal diploma atau sarjana, mengisi formulir pendaftaran, serta ditetapkan secara resmi oleh DPD PIKI Maluku Utara. Tahapan pendaftaran anggota oleh Tim Konsolidasi PIKI Halsel sendiri telah dibuka pada 30 Oktober s.d 3 November 2026.
Dengan modal dukungan tersebut, pasangan Brayen-Naldo menyatakan siap bertarung di arena Konfercab untuk membawa pembaruan serta memperkuat peran strategis organisasi ke depan.
”Kami berharap Konfercab tidak sekadar menjadi ajang regenerasi kepemimpinan, melainkan momentum strategis merumuskan gagasan progresif. Kehadiran PIKI Halsel diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam mengawal pembangunan daerah, merawat kerukunan antarumat beragama, serta memperkuat peran intelektual bagi kemajuan masyarakat Halmahera Selatan,” tutup Alfon. (Red)